Model Sistem Voting Digital Berbasis Blockchain dengan Zero-Knowledge Proof untuk Pemilihan yang Transparan dan Terdesentraliasi
Keywords:
e-voting, blockchain, zero-knowledge proof, smart contract, desentralisasi, keamanan informasiAbstract
Sistem pemungutan suara (voting) merupakan komponen penting dalam proses demokrasi yang menuntut tingkat keamanan, transparansi, dan kepercayaan publik yang tinggi. Namun, sistem voting konvensional maupun digital terpusat masih menghadapi berbagai permasalahan, seperti kerentanan terhadap manipulasi data, kurangnya transparansi, potensi terjadinya double voting, serta ketergantungan pada otoritas tunggal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model sistem voting digital berbasis blockchain yang terdesentralisasi dengan mengintegrasikan mekanisme Zero-Knowledge Proof (ZKP) guna meningkatkan keamanan sekaligus menjaga privasi pemilih. Metode yang digunakan meliputi perancangan arsitektur sistem, pengembangan smart contract, serta implementasi dan pengujian sistem berbasis Ethereum blockchain. Model yang diusulkan diimplementasikan melalui sistem e-voting dengan memanfaatkan smart contract berbasis Solidity 0.8.19, framework Hardhat, serta arsitektur hybrid yang mengombinasikan backend API (Express.js dan MySQL) dengan jaringan blockchain publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu menjamin integritas data melalui sifat immutability blockchain, mencegah kecurangan seperti double voting, serta memungkinkan verifikasi publik tanpa mengungkap identitas pemilih melalui penerapan ZKP. Dengan demikian, model yang dikembangkan dapat menjadi solusi alternatif dalam membangun sistem voting digital yang transparan, aman, dan terpercaya.
